Kabar Populer

Geger Jenazah Perempuan Ditemukan Tergantung di Pohon Jambu di Simpenan Sukabumi

255 Views

Sukabumi- Warga Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi geger atas temuan jenazah wanita tergantung di pohon. Jenazah yang diduga korban gantung diri di pohon jambu air ini diketahui warga setempat sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi, Senin (27/9/2021).

Informasi yang dihimpun identitas korban merupakan SA (16 tahun) warga Desa Cibuntu.

Kapolsek Simpenan, IPTU Dadi menyampaikan, kondisi tubuh korban yang tergantung diatas pohon dengan ketinggian kurang lebih 7 meter ini pertama kali diketahui oleh TU (33 tahun) yang sekaligus merupakan kerabat korban.

Masih kata Kapolsek, waktu itu saksi keluar rumah berniat untuk membeli makanan sarapan. “Sebelumnya bibi korban hendak beli gorengan, saat melintas melihat ada orang tergantung dan setelah dicek juga diperhatikan ternyata yang tergantung diatas pohon jambu tersebut adalah keponakannya sendiri,” ungkap IPTU Dadi.

Kondisi korban tergantung diatas pohon jambu dengan kain sarung berwarna coklat yang terikat di bagian leher..”Melihat kejadian tersebut bibi korban berteriak dan memberitahukan kejadian tersebut kepada pihak keluarga dan kepada nenek korban,” terang Iptu Dadi.

Hasil pendalaman Polisi, dari keterangan Nenek korban menyatakan jika Cucunya terakhir ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB didalam kamarnya, Minggu (26/9) kemarin malam. Tidak sendirian, saat terakhir ditemukan korban bersama seorang laki-laki yang tidak dikenal pihak keluarga.

“Neneknya sempat menegur korban lalu lelaki itu langsung keluar rumah, tidak lama kemudian sekitar jam 21.00 WIB, SA ( korban) juga keluar dari dalam rumah,” tutur Iptu Dadi.

Malam itu merupakan kali terakhir keluarga melihat korban, meski sempat dicari, malam itu SA tidak ditemukan. “Selanjutnya pada hari Senin tanggal 27 September sekira jam 07.00 WIB korban ditemukan oleh Bibinya telah menggantung diri di pohon. orang tua korban sudah bercerai dan sekarang ibunya bekerja TKW di Abudabi.

“Kami telah melakukan pemeriksaan di TKP, meminta keterangan saksi saksi, dan berkoordinasi dengan Puskesmas Simpenan, untuk memeriksa secara medis (visum). Dan saat ini korban telah di kebumikan,” Tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *